就職・転職

Kisah Sukses User OBOI: Mendapatkan Pekerjaan di Tengah Pandemi

投稿日:

Minasan konnichiwa, kali ini kami berkesempatan mewawancarai salah satu user OBOI Jepang yang telah diterima kerja melalui informasi lowongan kerja yang telah kami share. 

Selamat siang kak, terima kasih sudah menyempatkan waktunya. Silakan untuk perkenalan singkat

  • Halo perkenalkan, Nama saya Novan Novianti Sumarna, saya lahir di Bandung, 25 November 1993. Sekarang saya sudah mendapatkan pekerjaan baru di perusahaan IT di Nagoya melalui info loker yang di share OBOI JEPANG.

Selamat ya kak! Dari kapan sudah mulai kerja?

  • Pindah ke Nagoya dari tanggal 10 Februari sih, tapi mulai kerjanya dari tanggal 15 Februari.

Sebelum dapat kerja dari info loker yang OBOI share, bagaimana awal mula kaka bisa datang ke Jepang untuk bekerja?

  • Tahun 2018 saya ikut seminar di salah satu Universitas dari perusahaan Jepang yang mau outsource engineer. Kebetulan saya dapat kesempatan untuk interview dan alhamdulillah lolos. Kemudian saya ikut pelatihan bahasa Jepang dari mereka sampai dapat JLPT N3, setelah itu diberangkatkan ke Jepang di head office nya yang  ada di Tokyo. 

Apakah saat itu kakak sudah menjadi pegawai tetap?

  • Oh saat itu belum, saya bekerja sebagai pegawai kontrak, untuk bisa jadi pegawai tetap minimal harus punya N2, sedangkan saya masih pegang N3. Saya dikontrak per satu tahun, kalau sudah selesai akan diperpanjang lagi satu tahun ke depan tergantung performa saya.

Wah, syarat JLPT untuk menjadi pegawai tetap tinggi juga ya. Lalu kenapa kakak pindah kerja?

  • Saya putus kontrak April 2020. Saat itu, kondisi perusahaan sedang tidak bagus, panggilan proyek dari mitra kerja menurun karena dampak pandemi, jadi perusahaan memutuskan tidak memperpanjang kontrak dengan saya. Selain itu saya juga belum punya N2 dan belum bisa diangkat sebagai pegawai tetap. 

Oh begitu ya.Tentunya sulit sekali mencari perusahaan yang mau merekrut di tengah pandemi ini. Bagaimana kakak bisa tahu OBOI JEPANG?

  • Saya tahu OBOI JEPANG dari teman Indonesia di grup Line. Kebetulan saya sedang mencari kerja dan lihat ada informasi lowongan kerja dari OBOI JEPANG.

Hingga diterima di perusahaan sekarang sudah berapa kali ikut interview?

  • Wah lumayan. Saya sudah coba apply di 3 perusahaan outsourcing, dan masing-masing dari mereka masukin CV saya di 3 atau 4 perusahaan, sayangnya nggak ada yang lulus.

Wah banyak juga ya kak. Apakah semuanya sampai di tahap interview?

  • Kurang lebih sekitar 5 perusahaan saya lolos sampai tahap  interview

Kesulitan apa saja yang kakak temui saat interview?

  • Karena saya juga masih belajar bahasa Jepang, saya kesulitan saat interview dengan keigo (bahasa Jepang sopan). Selain itu, kebanyakan interview yang saya ikuti adalah interview online, terkadang di tengah interview koneksinya suka kurang bagus dan bisa kasih kesan yang kurang bagus. 

Begitu ya, saya pikir kakak tahan banting, walaupun sudah gagal di beberapa wawancara namun tidak pantang menyerah. Semenjak kakak putus kontrak dari bulan April 2020 hingga saat ini, bagaimana cara kakak menghidupi diri?

  • Selama itu saya tinggal di apartemen bareng  teman dan tidak keluar uang untuk biaya tinggal. Visa saya tidak memperbolehkan saya untuk part-time jadi saya hanya menghidupi diri dari sisa gaji  dan tabungan saya. Saya juga ada bisnis kecil-kecilan, seperti membeli barang-barang buat hobi di sini kemudian di jual di Indonesia. Dari situ dapat sedikit  pemasukan untuk bertahan hidup.

Wah, harus survive di tengah kondisi seperti ini ya kak. Bagaimana dengan tempat tinggal sekarang?

  • Saya terbantu sekali. Sekarang saya tinggal di apartemen yang difasilitasi kantor, saya hanya perlu bayar gas, listrik, dan air saja. Dan kebetulan apartemennya dekat dengan stasiun. 

Untung sekali ya kak. Jarang perusahaan yang memfasilitasi apartemen, biasanya hanya memberikan tunjangan sekitar 10.000-30.000 yen. Lalu bagaimana dengan pekerjaan yang ditugaskan di perusahaan sekarang?

  • Saat ini saya kerja remote dan perusahaan sekarang sedang ada 2 proyek. Saya masih disuruh coba mempelajari proyeknya itu supaya bisa tahu kira kira ikut yang mana. Beberapa hari yang lalu juga disuruh menyusun proposal ide tentang game yg pernah saya bicarakan ke sacho nya. Kurang lebih seperti itu.

Bagaimana kesan dan pesan menggunakan layanan OBOI JEPANG?

  • Hm… apa ya, soalnya saya sendiri sudah sering dapat info lowongan kerja dari Line OBOI sih hahaha. Mungkin minta tolong tetap jaga komunikasi dan suport saya walaupun saya sudah dapat kerja. Jadi kalau nanti ada kendala saya bisa nyaman konsultasi dengan OBOI.

Oh, tentu saja kak, kami akan terus suport kaka. Terakhir, apakah ada tips-tips untuk teman-teman yang mau bekerja di Jepang?

  • Kalau mau cepat dapat kerja yang pasti harus punya JLPT N2, sebenarnya bermodal JLPT N3 juga bisa kerja di Jepang, namun karena kondisi di tengah pandemi ini, sangat susah sekali mendapatkan perusahaan yang mau merekrut orang asing dengan kemampuan JLPT N3. Selain itu kalau punya JLPT N2, kemungkinan bisa mendapatkan gaji yang lebih tinggi. 

Wah saya setuju nih. Saya pribadi sangat terkesan dengan sikap kak Novan. Walaupun sudah beberapa kali gagal interview dengan mitra perusahaan kami, kakak terus semangat dan sopan berkomunikasi melalui chat Line. Sukses terus ya kak.

Sekian interview kami dengan kak Novan. Di tengah pandemi tentunya tidaklah mudah mendapatkan pekerjaan, namun kami akan terus berusaha membantu WNI yang ada di Jepang. Apabila Anda ingin berkonsultasi  tentang ketenagakerjaan atau kehidupan di Jepang, jangan sungkan untuk menghubungi kami di Line Official Account OBOI Jepang. 

 

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です

CAPTCHA