就職・転職

Kerja Di Jepang: Tipe Kontrak Kerja

投稿日:

Musim job hunting sudah mulai berakhir dan kini mungkin sudah ada beberapa dari Anda yang lolos interview dan akan segera menerima kontrak kerja, bagi kalian yang telah mendapatkan kerja di Jepang, kami ucapkan selamat! Kami harap karir Anda akan sukses dan lancar.

Di artikel ini, kami ingin membahas tentang tipe kontrak kerja di Jepang, apa bedanya, dan apa yang perlu diperhatikan. Kontrak kerja sangatlah penting karena apabila Anda tidak teliti, Anda dapat terjebak dalam sebuah kontrak yang merugikan.

 

Tipe-tipe kontrak kerja

Di Jepang ada beberapa tipe kontrak kerja, setiap tipe memiliki benefit yang berbeda-beda serta peraturan yang berbeda, perlu diperhatikan juga apabila Anda bekerja di perusahaan kecil, perusahaan bisa saja tidak memberikan benefit yang seharusnya menjadi hak Anda. Hal ini bisa Anda negosiasikan kepada calon perusahaan tempat Anda akan bekerja nanti. 

Adapun tipe kontrak kerja adalah sebagai berikut:

1. Pekerja Tetap/ Full-time (正社員 (せいしゃいん) atau 正規社員 (せいきしゃいん)

Dapat dikatakan ini adalah tipe kontrak kerja dengan benefit paling banyak, pada umumnya perusahaan akan memberikan benefit seperti menyediakan asuransi, uang pensiun, ongkos, libur berbayar, tunjangan hari raya, tunjangan tempat tinggal, tunjangan keluarga, cuti hamil dll. Mereka yang memiliki posisi sebagai pekerja tetap juga biasanya tidak perlu memperbarui kontrak kerja dan pada umumnya pihak imigrasi akan memberikan visa dengan masa berlaku yang lama karena dianggap akan bekerja lama di Jepang. Pegawai yang memiliki kontrak kerja sebagai pekerja tetap, pada umumnya memiliki tanggung jawab besar dan diekspektasikan untuk bekerja lama di perusahaan, karena itu apabila seorang pekerja tetap ingin keluar, langkahnya tidak semudah mereka yang memiliki kontrak kerja tidak tetap, hal ini perlu diperhatikan karena apabila Anda keluar tanpa pemberitahuan sebelumnya dan melanggar kontrak, Anda dapat terkena sanksi.

2. Pegawai Kontrak atau契約社員 (けいやくしゃいん)

Pegawai kontrak adalah mereka yang dipekerjakan dalam jangka waktu pendek, sekitar 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan. Umumnya pegawai kontrak tidak mendapatkan benefit lengkap seperti pegawai tetap, akan tetapi hal ini bisa dinegosiasikan. Pegawai kontrak juga mendapatkan gaji perbulan yang lebih rendah, akan tetapi apabila kinerja Anda sebagai pegawai kontrak baik, Anda bisa saja dipromosikan menjadi pegawai tetap. Sebagai pegawai kontrak, Anda tidak terlalu terikat layaknya pegawai tetap, apabila ingin berhenti, pada umumnya Anda hanya perlu memberikan surat resign 2 minggu sebelum Anda keluar, akan tetapi, ada juga perusahaan yang telah menuliskan kalau Anda perlu memberikan surat tersebut dalam jangka waktu yang lebih lama, dan hal ini akan tertulis di kontrak Anda.

3. Pegawai Sementara atau派遣社員 (はけんしゃいん)

Pegawai sementara tidak dipekerjakan oleh perusahaan tempat mereka bekerja, namun dipekerjakan melalui agen penyalur (outsourcing). Pekerja pada kategori ini dapat bekerja di satu tempat maksimal tiga tahun. Setelah kontrak di satu perusahaan selesai, agen penyalur akan memperkenalkan perusahaan lainnya.

Gaji pegawai sementara dibayarkan berdasarkan sistem upah per jam. Selain itu, pegawai biasanya menerima uang transportasi. Tergantung dengan agen penyalur, benefit lainnya bisa saja didapatkan. Peraturan mengenai hari libur berbayar dan apakah Anda mendapatkan asuransi kerja juga berbeda di setiap perusahaan. Pekerja sementara tidak memiliki ruang bagi kemajuan karir dan pada umumnya riskan diberhentikan oleh perusahaan.

4. Pegawai Paruh Waktu atau パート atau アルバイト

Pekerjaan paruh waktu sering dilakukan oleh pelajar asing untuk mendapatkan uang tambahan. Mereka yang berada di posisi ini di bayar perjam, dan tergantung status visa, jam kerja juga dibatasi. Pelajar hanya diperbolehkan untuk bekerja selama 28 jam per minggu, dan tentunya mereka juga tidak mendapatkan benefit. Akan tetapi, bisa saja perusahaan menyediakan biaya transportasi. Beberapa perusahaan mempekerjakan pegawai mereka dengan sistem paruh waktu sebagai tahap uji coba. Jika berjalan dengan baik, akan dipromosikan menjadi pegawai tetap.

 

Pasal-pasal yang terdapat di dalam kontrak kerja berbeda-beda, tergantung dengan tipe pekerjaan bisa saja ada beberapa pasal tambahan, dan tergantung dengan besarnya perusahaan, ada juga benefit yang tidak disediakan. Menandatangani kontrak sangatlah penting karena ini akan berpengaruh langsung ke kehidupan Anda. 

 

OBOI Jepang menyediakan jasa konsultasi secara online seputar kontrak kerja, apabila Anda telah mendapatkan tawaran kontrak dan ragu akan isinya, Anda dapat menanyakannya kepada kami, kami harap artikel ini juga dapat membantu Anda sebelum menandatangani kontrak.

 

Sumber:

KBRI 『Jenis Kontrak Tenaga Kerja』

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です

CAPTCHA