就職・転職

Kerja di Jepang: Peluang Berwirausaha di Jepang Dengan Startup Visa

STARTUP VISA DI JEPANG

Dalam upaya mendorong pertumbuhan perekonomian serta mendukung pertumbuhan bisnis baru, pemerintah Jepang memberikan kelonggaran untuk wirausaha asing yang ingin memulai bisnis di Jepang. Hal  ini berkaitan dengan diperkenalkannya program startup visa  yang baru-baru ini disetujui oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

APA ITU STARTUP VISA?

Start up visa adalah izin tinggal sementara untuk pengusaha asing yang  ingin memulai bisnis di Jepang tetapi tidak memiliki cukup waktu dan dana untuk mengajukan visa “business manager”. Dengan memanfaatkan startup visa, Anda mendapatkan izin tinggal di Jepang hingga satu tahun untuk memulai bisnis, hingga akhirnya memenuhi persyaratan untuk memperoleh status “business manager”. Saat ini, terdapat 14 kota yang ditunjuk pemerintah sebagai “zona khusus strategis nasional” untuk pengusaha asing yang ingin menjalankan bisnis baru yang inovatif dengan menggunakan sistem ini. Berikut adalah kota yang disetujui pemerintah sebagai “zona khusus strategi nasional” dan maksimal periode visa yang diberikan (per Mei 2020).

 

BAGAIMANA CARA MENGAJUKAN START UP  VISA?

Agar memenuhi syarat mendapatkan visa ini, perlu dibuktikan bahwa pemohon akan menjalankan bisnis yang inovatif di salah satu daerah “zona khusus strategi nasional”. Oleh karena itu Anda harus mendaftar ke salah satu daerah tersebut, dengan mengajukan rencana bisnis dan dokumen lainnya. Pemerintah daerah akan mengevaluasi rencana bisnis Anda, kemudian akan dievaluasi kembali oleh  biro imigrasi. 

 

1. Mengajukan dokumen ke pemerintah daerah “zona khusus strategi nasional”

Pada umumnya dokumen yang diserahkan untuk mengajukan visa ini sama di setiap daerah. Namun lebih baik mengecek    langsung ke situs web pemerintah daerah masing-masing. Berikut adalah dokumen yang diperlukan:

  • Formulir Aplikasi Konfirmasi Pelaksanaan Bisnis Baru
  • Rencana Implementasi Bisnis Baru
  • Resume / CV
  • Salinan paspor pemohon
  • Dokumen yang dapat menjelaskan di mana pemohon akan tinggal selama 6 bulan setelah datang ke Jepang.
  • Dokumen lain yang diperlukan (misalnya: salinan buku bank, dokumen yang menunjukkan saldo rekening)

(Perlu dicatat pula, semua dokumen harus dalam bahasa Jepang)

Apabila semua dokumen di atas sudah terkumpul, selanjutnya anda perlu mengajukan aplikasi ke pemerintah daerah. Pemeriksaan dokumen oleh pemerintah daerah akan memakan waktu sekitar satu bulan. Apabila berhasil, pemerintah daerah akan mengeluarkan “Sertifikat Konfirmasi Kegiatan Persiapan Wirausaha”. 

2. Mengajukan Visa

Langkah selanjutnya adalah mengajukan permohonan startup visa ke biro imigrasi setempat dengan membawa “Sertifikat Konfirmasi Kegiatan Persiapan Wirausaha” yang dikeluarkan pemerintah daerah. Setelah menyelesaikan aplikasi Anda harus menunggu 1-2 bulan untuk menunggu hasil dan mendapatkan Certificate of Eligibility (CoE).

Setelah menerima Certificate of Eligibility (CoE), silakan mengurus pengajuan long-term visa di kedutaan besar Jepang di Indonesia. Apabila long-term visa Anda sudah keluar, Anda dapat datang  ke Jepang sebagai wirausaha.

Pengusaha asing yang menggunakan visa ini untuk memulai bisnis di Jepang akan diwawancarai setidaknya sebulan sekali oleh pemerintah  daerah. Karena dokumentasi  semua mengharuskan menggunakan bahasa Jepang, kami sarankan sebaiknya bekerja sama dengan Administrative scrivener dari Jepang.

 

Sumber: 

https://www.meti.go.jp/

https://medium.com/@sasha.kaverina/how-to-get-a-startup-visa-to-build-a-company-in-japan-a-complete-guide-99c890d58c02

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です

CAPTCHA