就職・転職

Kerja di Jepang: Hal Yang Harus Kamu Ketahui Saat Mulai Kerja 

Bulan April merupakan sebuah awal baru di Jepang, baik untuk pelajar yang akan memulai tahun ajaran baru maupun bagi perusahaan yang akan merombak struktur organisasi dengan menerima pegawai baru dan/atau mempromosikan pegawai ke jabatan baru.

Bagi kamu yang berstatus tinggal pelajar di Jepang dan ingin melanjutkan kerja di Jepang, kami akan merangkum hal-hal yang perlu kamu ketahui untuk persiapan memulai kerja di Jepang. 

 

Mengubah Status Visa Pelajar Ke Visa Kerja

Untuk mengubah visa pelajar ke visa kerja kamu perlu melengkapi beberapa dokumen penting seperti kontrak kerja, dokumen yang berkaitan dengan perusahaan, dan lain-lain. Apabila diterima kerja di perusahaan yang cukup besar, kamu tidak perlu repot untuk mengurus penggantian visa, dikarenakan sudah ada staf khusus yang akan menangani. Namun, untuk beberapa perusahaan kecil/start-up besar kemungkinan kamu akan diminta untuk mengurus visa sendiri. Apabila visa sudah ditangan, kamu dapat bekerja dengan aman dan nyaman di Jepang. 

 

Tepat Waktu

Setelah kamu mendapatkan visa, persiapkan diri untuk kerja di hari pertama. Salah satu hal utama yang perlu diingat adalah tepat waktu. Ketepatan waktu adalah hal terpenting saat bekerja di Jepang. Terlambat pada hari pertama memulai kerja benar-benar menciptakan kesan yang buruk. Karena itu, sebelum benar-benar memulai pekerjaan, luangkan waktu untuk mencari tahu seputar transportasi dan area di sekitar kantor untuk memastikan kamu tahu arah menuju ke tempat kerja, dan memilih metode transportasi yang paling efisien.

Setidaknya kamu harus datang sepuluh menit lebih awal dari jam kerja. Apabila jam kerja dimulai 09:00, kamu sudah  harus siap bekerja ketika jam menunjukkan 09:00 dengan posisi laptop on. 

 

Berpakaian Rapi

Pastikan berpakaian ekstra rapi pada hari pertama kerja. Meskipun perusahaan kamu cenderung kasual, sebaiknya membuat kesan pertama yang baik pada hari pertama. 

 

Latihan Memperkenalkan Diri

Perkenalan diri, atau 自己 紹 介 jiko shoukai, adalah bagian fundamental dari kehidupan kerja di Jepang. Meskipun kemampuan bahasa Jepang belum terlalu lancar, kamu dapat menggunakan ungkapan-ungkapan di bawah ini: 

Pertama-tama diawali dengan ungkapan:

– Hajimemashite は じ め ま し て。 (Halo, senang bertemu dengan Anda.)

– Kyou kara shin’nyuu shain desu. 今日 か ら 新 入 社員 で す。 (Saya karyawan baru di sini mulai hari ini.)

Kemudian, kamu bisa memberitahukan nama dan asal, sebagai berikut:

– OO untuk moushimasu. OO と 申 し ま す。 (Nama saya OO.)

– OO no shusshin desu. OO の 出身 で す。 (Saya dari OO).

– Yoroshikuonegaishimasu. よ ろ し く お 願 い し ま す。

 

 Mempelajari Etika Kerja di Jepang

Pada umumnya sekolah akan memberikan instruksi bagi pelajar asing untuk berburu pekerjaan setahun sebelum kelulusan. Sambil mencari perusahaan yang pas, kami sarankan pula untuk waktu ini mempelajari “etika kerja” di Jepang. Memahami etika kerja Jepang diperlukan agar terhindar dari masalah di tempat kerja, dikarenakan Jepang memiliki aturan yang sangat ketat dalam dunia kerja. Untuk perusahaan korporat, budaya kerja Jepang sangat formal dan menghormati posisi tempat kerja, garis antara atasan dan bawahan di tempat kerja jelas, dan semua karyawan mengetahui posisi dan perilaku mereka masing-masing.

Di Jepang sendiri terdapat ujian sertifikasi kemampuan etika bisnis untuk membantu orang asing memahami budaya dan kebiasaan kerja di Jepang. Informasi seputar ujian tersebut dapat kamu akses di sini

Salah satu etika kerja di Jepang yang sering kita temui dalam pekerjaan adalah ojigi (お辞儀ーmembungkuk) dan meishi koukan (名刺交換ーmemberi kartu nama).

  • ojigi (お辞儀ー membungkuk)

Dalam etika kerja di Jepang, ketika seorang bertemu untuk pertama kalinya, mereka akan membungkuk sebagai ucapan salam. Semakin besar derajat dan lama membungkuk terhadap lawan bicara, semakin tinggi status sosial orang tersebut.

  • meishi koukan (名刺交換ーmemberi kartu nama)

Hal penting lainnya adalah cara memberi kartu nama. Saat pertama kali bertemu, orang Jepang akan bertukar kartu nama. Pegang kartu nama menghadap penerima dengan kedua tangan. Saat menerima kartu nama pihak lain, terima dengan kedua tangan dan periksa isinya. Jangan pernah memasukkan kartu nama ke dalam dompet, simpan di tas atau saku baju. 

 

Budaya Nomikai di Jepang

Nomikai adalah acara minum-minum yang menjadi sarana orang Jepang untuk bersosialisasi dengan rekan kerja. Nomikai merupakan bagian dari kehidupan kerja di Jepang, meskipun secara teknis dilakukan di luar jam kerja. Umumnya orang Jepang jarang berbicara saat bekerja di kantor, namun melalui acara ini kamu akan menemukan rekan-rekan kerja dalam sudut pandang yang berbeda ketika bekerja di kantor. Biasanya saat memulai kerja, setiap divisi akan  mengadakan kangei-kai (歓迎会) untuk menyambut pegawai-pegawai baru. Siap-siap untuk diajak ya! Bagi yang muslim, tidak perlu cemas, kamu bisa menolak dengan halus dan menjelaskan kondisi kamu. 

 

Sumber:

Work in Japan 『First Day on the Job in Japan』

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です

CAPTCHA