生活

Kehidupan di Jepang: Tradisi Hari Natal di Jepang

Memasuki bulan Desember, orang-orang di belahan dunia bersiap-siap merayakan Natal, tidak terkecuali Jepang. Namun, ada beberapa perbedaan tradisi merayakan Natal di Jepang dan di luar negeri. Dalam artikel ini kami akan membahas mengenai sejarah singkat dan tradisi natal di Jepang.

 

Sejarah Natal di Jepang

Agama nasrani, atau dalam bahasa Jepang disebut kirisuto-kyou (キリスト教)masuk ke Jepang pada abad ke-16. Dipercaya bahwa Natal paling awal di Jepang dirayakan pada tahun 1552 di Prefektur Yamaguchi oleh Cosme de Tres, seorang misionaris Yesuit yang berkhotbah bersama Francis Xavier. Namun, Tokugawa Ieyasu melarang agama Kristen di zaman Edo, dan perayaan Natal tidak dilakukan secara terbuka di Jepang. Akan tetapi, terdapat penganut kristen yang tetap merayakannya secara diam-diam yang disebut kakure kurishitan (隠れキリシタン). Penganut ini banyak ditemui di daerah Dejima, Nagasaki. Untuk menyembunyikan perayaan Natal, mereka menyebutnya menjadi perayaan “Tahun Baru Belanda” (オランダ正月).

Kemudian, di tahun ke-6 era Meiji (1873), larangan agama Kristen dicabut oleh pemerintah Meiji, dan akhirnya Jepang bisa merayakan Natal secara terbuka.

Tradisi Natal di Jepang

Tidak seperti di Indonesia, hari natal tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah Jepang. Natal dikenal di seluruh dunia sebagai perayaan bagi umat Kristiani, tetapi di Jepang, Natal tidak memiliki makna religius. Faktanya, hanya ada sedikit orang Jepang yang menganut agama Kristen, dan Natal di Jepang populer sebagai acara yang murni untuk bersenang-senang.

Merayakan Bersama Pasangan

Natal pada umumnya adalah hari yang dihabiskan bersama keluarga,  namun di Jepang, tradisi kumpul bersama keluarga dilakukan pada saat tahun baru. Oleh karena itu momen Natal di Jepang lebih banyak dimanfaatkan pasangan untuk menghabiskan malam romantis dengan menikmati makan malam spesial di restoran atau berjalan-jalan di tempat yang penuh illumination. llumination adalah cahaya warna-warni yang membentuk suatu objek, dan dapat dinikmati saat musim dingin. 

(sumber: https://liburankejepang.com/)

 

(Sumber: Huis ten bosc)

Hidangan Malam Natal

Apabila di Eropa, sajian Natal erat kaitannya dengan kalkun panggang, di Jepang sajian natal paling populer adalah ayam goreng KFC. Permintaan ayam goreng selama musim Natal di Jepang sangat tinggi. Tentunya jika semakin dekat dengan natal, ayam goreng dan ayam panggang akan berjajar di toko-toko di minimarket dan supermarket. Selain itu, Natal di Jepang juga identik dengan makan kue natal, strawberry shortcake. Biasanya sebulan sebelumnya berbagai toko sudah membuka pre-order untuk kue natal.

(sumber: http://www.lisblanc.com/?p=976)

 

Kado Natal

Di Jepang, kado natal sering diletakkan di samping tempat tidur anak-anak pada pagi hari tanggal 25. Biasanya, hanya ada satu kado dari Santa. Selain itu kado natal untuk pasangan biasanya barang-barang brand dan mahal.

 

Penulis juga menemukan perbedaan tradisi pada pemajangan dekorasi natal di Jepang. Di Indonesia dekorasi natal bisa dipanjang hingga tahun baru, namun di Jepang setelah tanggal 25 Desember, dekorasi natal maupun produk-produk bertema natal tidak akan ditemukan lagi. 

sumber: https://www.tfm.co.jp/garage/detail.php?id=38

 

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です

CAPTCHA