生活

Kehidupan di Jepang: Hal Yang Perlu Diwaspadai Seputar Residence Card (Zairyuu Card)

Warga negara asing yang tinggal di Jepang dalam jangka waktu yang panjang  (lebih dari 3 bulan), wajib memiliki Residence Card. Kartu ini memiliki fungsi seperti KTP, yang dibutuhkan untuk identifikasi ketika Anda membuka akun bank, mendaftarkan diri di City Ward, membeli kartu telepon, sewa apartemen, dll.

Setiap WNA yang akan tinggal di Jepang dalam jangka waktu panjang dapat mengambil Residence Card saat mereka tiba di Jepang, kartu ini bisa diambil saat akan melalui pos pemeriksaan imigrasi.

 (Sumber: Mainichi.jp)

Anda perlu menunjukkan segel visa di paspor kepada petugas imigrasi lalu menunggu sekitar 10-20 menit untuk proses pembuatan kartu. Pada bulan dimana banyak pelajar asing berdatangan (musim semi atau musim gugur), ada kemungkinan proses ini menjadi lebih lama. Penulis sendiri harus menunggu selama 45 menit saat datang ke Jepang sebagai pelajar di bulan April, dan teman yang satu pesawat perlu menunggu lebih dari 1 jam. Hal ini dikarenakan meluapnya orang yang datang dan terkadang menyebabkan error di mesin atau data.

Semua Warga Asing Wajib Membawa Residence Card Kemanapun

Residence card adalah bukti kalau Anda berada di Jepang secara legal, jadi pastikan Anda selalu membawa kartu ini kemanapun Anda pergi. Terkadang apabila Anda berpapasan dengan polisi, bisa saja polisi meminta Anda untuk menunjukkan Residence Card, dan apabila Anda tidak bisa menunjukkannya, maka Anda dapat disangka sebagai imigran ilegal dan bisa dipenjara atau didenda hingga 200.000 yen.

Pastikan juga Anda mencatat nomor induk Residence Card Anda, karena apabila Anda kehilangan Residence Card atau kartu Anda rusak, nomor ini dibutuhkan untuk membuat kartu baru dan proses pembuatannya juga akan lebih cepat.

 

Warga Asing Wajib Membawa Re-Entry Permit Dan Residence Card Saat Kembali Ke Jepang

Ketika Anda meninggalkan Jepang, jika Anda tidak memiliki izin untuk masuk kembali (yaitu, visa yang masih berlaku pada saat masuk kembali), Anda harus mengajukan kembali permohonan CoE dan memperoleh visa baru.

Namun, kartu penduduk Anda dianggap sebagai izin masuk kembali yang valid. Jika Anda meninggalkan Jepang dan kembali dalam satu tahun, Anda akan diberikan izin masuk kembali ke Jepang jika Anda menunjukkan kartu kependudukan dan paspor yang masih berlaku saat Anda tiba.

Jika Anda berencana meninggalkan Jepang dan tidak akan kembali selama lebih dari 1 tahun, Anda harus mengajukan dan menerima Re-entry permit di Biro Imigrasi sebelum Anda meninggalkan Jepang. Biaya untuk izin masuk kembali ini adalah 3.000 yen untuk satu kali masuk kembali, atau 6.000 yen untuk multiple Re-entries. Anda akan menerima label izin masuk kembali yang akan ditempelkan di paspor Anda.

Selain itu, sebelum meninggalkan Jepang Anda juga perlu mengumpulkan kartu keberangkatan dan kepulangan yang bisa ditemukan di area sekitar imigrasi bandara. Kartu ini wajib dikumpulkan karena apabila tidak, Anda dianggap tidak akan kembali lagi ke Jepang dan Visa dapat dihanguskan hingga Anda perlu mengulang proses pembuatan visa kembali.

 

Kapan Anda Wajib Mengembalikan Residence Card?

■ Ketika meninggalkan Jepang tanpa niat untuk kembali sebagai warga asing

 Saat akan meninggalkan Jepang, Anda harus menyerahkan Residence Card dan kartu yang diserahkan akan dilubangi, kemudian dikembalikan kepada Anda.

■ Ketika meninggalkan Jepang dengan rencana untuk masuk kembali, tetapi Anda tidak kembali

Karena Anda membawa kartu tersebut saat meninggalkan Jepang, Anda harus mengembalikannya melalui pos ke alamat pengirim yang tercantum di bawah.

■ Saat pemegang kartu meninggal

Kerabat atau kenalan almarhum diminta untuk mengembalikan kartu dalam waktu 14 hari setelah kematian pemegang kartu. Kartu tersebut dapat diserahkan ke Biro Imigrasi Regional terdekat atau dikirim melalui pos ke alamat pengirim yang tercantum di bawah ini:

Alamat Pengembalian: 135-0064

Tokyo-to, Edo-ku, Aomi 2-7-11 Tokyo Wan Godo Chousha 9F

Kantor Odaiba Biro Imigrasi Regional Tokyo

Perhatian: Kegagalan mengembalikan kartu penduduk seperti yang diperintahkan oleh hukum akan mengakibatkan denda hingga 200.000 yen. Mereka yang gagal mengembalikan kartu penduduk mereka saat berada di luar Jepang akan dikenakan denda ini saat masuk kembali ke Jepang.

 

Laporan Wajib Pemegang Residence Card

Selama masa tinggal di Jepang, Anda harus melaporkan perubahan pekerjaan, keluar dari pekerjaan, pindah sekolah, putus sekolah, perceraian, hidup terpisah dari pasangan, atau kematian pasangan dalam waktu 14 hari kepada Badan Layanan Imigrasi.

Saat berpindah sekolah atau mengundurkan diri, Anda juga harus lapor ke Biro Imigrasi secara langsung atau melalui pos sesegera mungkin. Dalam kasus seperti itu, kegagalan untuk mengirimkan pemberitahuan akan dikenakan denda hingga 200.000 yen. Memalsukan pemberitahuan palsu dapat dihukum hingga 1 tahun penjara atau denda hingga 200.000 yen. Kegagalan untuk mengirimkan pemberitahuan tentang perubahan alamat, atau pemalsuan perubahan alamat dapat mengakibatkan pencabutan status tempat tinggal Anda.

Alamat pengiriman notifikasi tersebut adalah sebagai berikut:

108-8255 Tokyo-ke Minato-ku Konan 5-5-30

Tokyo Regional Immigration Bureau, Residence Status Management Section: Notification Submission Desk

Catatan 1: Di amplop, tulis dengan tinta merah: “Notification Enclosed”.

Catatan 2: Di dalam amplop, pastikan untuk menyertakan 2 salinan kartu penduduk Anda bersama dengan pemberitahuan.

 

 

Sumber: http://www.fellows-legal.jp/en/re-entry-permit.html

               https://www.jpss.jp/en/life/1/1/ 

コメントを残す

メールアドレスが公開されることはありません。 * が付いている欄は必須項目です

CAPTCHA